Friday, June 29, 2007

AC Buatan Sendiri

Teman tema yang membaca blog ini, boleh mencobanya di rumah... ada email dari teman, terus saya tanggapi. Semoga bermanfaat bagi pengunjuk blog ini. Tadinya saya merasa tidak sanggup membalas email ini, karena saya tidak merasa pakar seperti yang anda sebut di email anda.. Saya juga bukan "fisikawan" sama seperti anda. Bedanya, kalau anda suka eksperimental, saya suka design-nya...Beti ajah alias Beda Tipis.hehehe. Lebih enak rasanya menaggapi eksperimen anda, jika diserta sket. Tanpa sket sistemnya, kita jadi menghayal...syukur2 ga salah ngayal.. . Kemudian, anda tidak menyebut anda percobaan di daerah mana, sehingga saya tidak bisa membayangkan seberapa "dingin" air yang disediakan jika dibandingkan dengan suhu di kamar anda. Misalnya, jika anda menyediakan air "dingin" dengan suhu 24 C, lalu anda buat percobaan di Kampung saya (Berastagi Tanah Karo, Sumut ) yang suhu rata-rata hariannya sekitar 15C, yang terjadi bukan "PENDINGINAN, malah alat anda jadi "PEMANAS RUANGAN". . Sebaliknya, jika anda menyediakan air "dingin" dengan suhu 24C, lalu anda melakukan eksperimen di Kampung Kakek saya (Sibolga, Sumut - Daerah pesisir) yang suhu rata2 hariannya sekitar 30C, maka alat anda (masih) berfungsi sebagai pendingin ruangan. Mengapa saya pakai kata "masih"? Coba hitung, laju perpindahan panasnya tidak akan cukup membuat anda mersakan "dingin"nya. Tapi kalo untuk percobaan di Sibolga, anda menggunakan air dengan suhu sekitar 15C, anda akan merasa coooooool..... Kenapa bisa begitu??? Saya menghayalkan (tidak ada sketnya) alat anda bekerja nya begini... Asumsikan (pertama) : anda melakukan percobaan di Sibolga, menggunakan air dengan suhu 15C. Tanpa kipas pun, akan terjadi perpindahan panas (radiasi) dari pipa ke ruangan, nilainya negatif (pendiginan). Suhu "dingin" ini terjadi akibat adanya perpindahan panas dari air (dalam pipa) ke "bahan" pipa (konduksi). Saya ajak anda menghayalkan, besarnya laju perpindahan panas dari air ke ruangan, dipengaruhi oleh : 1. Suhu air 2. Aliran air. 3. Bahan pipa. 4. Suhu ruangan. 5. Dimensi pipa Rumusnya ada di buku "Perpindahan Panas" J.P Holman. atau " Heat Transfer" H. Incropera. (kali ini anda harus suka dengan rumus dan buku ini!nhehehe). Yang ini, ga perlu dihayalkan...dibuka aja bukunya. Lalu dengan kipas bagaimana??? Fan akan mempercepat laju perpindahan panas dari pipa ke seluruh ruangan... lajunya berapa?? tergantung daya listrik, diamerter sudu fan, dll... (STOP!! Pembahasan jangan sampai melebar ke sana. Yang ini beda topik) Asumsi kedua, saya tidak salah menghayalkan desain percobaan anda. hahahahahah. Semoga khayalan saya membantu anda. Maju terus Fisika Indonesia. Salam Kenal Arnold Lbn Gaol www.arnold1102.blogspot.com www.friendster.com/arnold1102 Yuda wrote: Halo, Salam kenal, nama saya yuda. Saya mahasiswa TI tapi suka dengan Fisika (nyambung gak ya?wkwkw). Terlepas nyambung enggaknya,yang jelas saya sangat tertarik dengan fisika eksperimen (kalo yg rumus2 gitu kurang suka). Jadi mohon bimbingannya... Begini lo para pakar, saya rencananya mau bereksperimen membuat Pendingin Ruangan buatan tangan sendiri. (soalnya AC mahal, listrik boros,dst..dst..old song..wkwk) Saya cari referensinya di internet, ternyata pembuatannya sangat sangat sangat..10000X sederhana. Bahan2 tersebut adalah: Kipas angin Copper Tube (pipa tembaga) panjangnya secukupnya kotak untuk menyimpan air dingin selang pompa akuarium Cara kerjanya, pipa tembaga ini, dililitkan memutar di bagian depan kipas angin, ujung satu disambungin ke selang yang terhubung dengan popa akuarium, ujung satu lagi terhubung ke pembuangan. . Lalu pompa akuarium yg dipendem di kotak air itu mengalirkan air dingin dari melalui selang, masuk ke pipa tembaga dan air yang masuk tadi keluar lewat ujung pipa tembaga yang satu lagi setelah berputar-putar mengikuti rute pipa tembaga. Nah, mungkin pertanyaan saya cukup bego,tapi maklum lah, namanya juga newbie... gini lo, kok bisa suhu ruangan menjadi dingin saat kipas angin itu dinyalakan? bagaimana pertukaran panas yang terjadi dari air yang ada di dalam pipa tembaga dengan udara itu berlangusng? Mohon pencerahannya..bener gelap.. best regards Yuda